Masalah Sirna, Bahagia Tiba

Masalah Sirna, Bahagia Tiba

Bahagia Tiba karena Masalah Sirna

 Agar Masalah Sirna, Bahagia Tiba. Ada sebuah pengalaman nyata yang pernah dialami seseorang. Saya ceritakan ulang agar kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah di dalamnya. Semoga bermanfaat dan menambah kedekatan kepada Allah. Pada suatu hari Andre (nama samaran) sakit. Sebagai seorang teman tentu saya merasa prihatin dan berempati terhadapnya. Ketika saya datang menjenguk, Andre sudah dipindah dari ruang ICU.

Dia menceritakan bahwa sakitnya disebabkan pola hidup yang kurang
teratur, terlalu banyak makan makanan yang mengandung kolesterol
dan olahraga yang hampir tidak pernah dia kerjakan. Kemudian kami
berbincang sebagai berikut :

Saya : Apakah ada sesuatu yang dipikirkan?

Andre: Ya, banyak yang saya pikirkan, macam-macam masalah saya
pikirkan.

Saya: Sebaiknya, sementara waktu semua pikiran yang mengganggu
harus dimaafkan dan diikhlaskan.

Andre: Saya merasa sulit untuk menghilangkan/meninggalkan pikiran-pikirantersebut.

Saya: Serahkan semuanya kepada Allah, bacalah doa yang ada dalam Al-
Qur’an : Wa ufawwidhu amrii ilallah (Dan aku serahkan semua urusanku
kepada Allah) (Ghofir : 44), kemudian dia minta saya mengulang doa tersebut dan dia mencoba mengikuti doa tersebut.

Saya: Saya juga pernah merasakan pikiran yang sangat mengganggu karena diancam oleh sekelompok orang. Saat itu saya merasa tidak ada jalan lain kecuali hanya minta tolong dan berdoa dengan sungguh-sungguh penuh pengharapan kepada Allah. Saya lepaskan ketergantungan saya pada makhluq, dan saya siapkan diri saya untuk kembali kepada Allah. Saya selalu mengulang-ulang berdoa dengan ayat-ayat berikut :

Wa ufawwidhu amrii ilallah
(Dan aku serahkan segala urusanku kepada Allah)

Laa tahzan innallaha ma’anaa
(Jangan sedih, sesungguhnya Allah bersama kita).

Laa ilaaha illaa anta subhanaka innii kuntu minazh zhalimin
(Tidak ada Tuhan selain Engkau, Sesungguhnya aku adalah orang-orang
yang zhalim).

Alhamdulillah dengan rahmat Allah, masalah saya bisa selesai. Masalah Sirna, Bahagia Tiba

Hatipun menjadi tenang. Silakan diamalkan, semoga permasalahan Anda bisa selesai.

Kemudian saya letakkan tangan saya didadanya dan saya bacakan doa
untuk kesembuhannya. Kemudian saya pamit pulang. Di rumah timbul keinginan untuk memberi nasehat agar kawan
tersebut bisa sabar dan kuat menghadapi masalahnya.

Isi SMS nya sebagai berikut :

Ada kalanya kehidupan dunia terasa sempit karena Allah menginginkan
agar ingat, kembali dan minta tolong kepadaNYA.

Adakalanya kehidupan dunia terasa hampa karena Allah ingin menyadarkan kita bahwa dunia bersifat fana.

Adakalanya kehidupan dunia terasa menyesakkan
karena Allah ingin menyadarkan kita bahwa dunia adalah tempat ujian.

Adakalanya kehidupan dunia terasa bahagia agar ingat kepada
karuniaNya sebagai Pencipta Dunia dan bersyukur kepadaNYA.

( Bersambung ke >>> Sukses Belum Tentu Bahagia )

Bagaimana Pendapat Anda? Silakan tinggalkan pertanyaan/ komentar/pesan/kritik yang membangun di kolom Komentar.

Konsultasi /TerapiGangguan Pikiran karena Masalah:

HP/WA. 0821.4886.9567

Follow IG : @Hipnoterapi_Banjarmasin

Previous Post

Tujuh Tanda Bahagia Dunia

Next Post

Bahagia Dengan Satu Istri