Bahagia Dengan Bersyukur

Bahagia Dengan Bersyukur

Bahagia Dengan Bersyukur

Bagaimana Bahagia Dengan Bersyukur? Manusia tidak akan pernah merasa puas dan merasa cukup terhadap apa yang dia miliki. Bahkan seandainya dia memiliki gunung emas sebesar gunung Uhud sekalipun maka dia tidak akan pernah merasa puas, sebelum ada rasa syukur di dalam hati. Kurangnya rasa syukur disebabkan fokusnya pikiran kepada apa yang tidak dimiliki, terhadap kelebihan apa yang dimiliki orang lain, dan rasa tidak puas terhadap apa yang telah diberikan Allah.

Bersyukur terhadap apa yang dimiliki, walaupun tidak sebanyak dan
sebagus yang dimiliki orang lain, maka hati akan merasa cukup dan tidak
merasa kekurangan. Kita akan lebih menikmati apa yang telah diberikan
Allah dan meringankan beban kehidupan. Bersyukur dan menerima
apa pun yang dimiliki serta apapun yang terjadi, bukan berarti tidak
berbuat untuk kehidupan yang lebih baik. Akan tetapi fokus pikiran yang
diarahkan untuk bersyukur akan menenangkan hati yang gelisah.

Kenapa demikian? Pada saat memperoleh sesuatu, kalau tanpa
disertai rasa syukur, maka kita cenderung melihat kekurangan terhadap
apa yang diperoleh. Apalagi kalau membandingkan dengan milik orang
lain yang lebih baik dari yang dimiliki. Oleh karena itu, dengan bersyukur
dan menerima dengan ikhlas apa yang diberikan Allah, akan memberikan
ketenangan, sehingga akan lebih mudah untuk bekerja dan berbuat
yang lebih baik lagi sesuai bidang masing-masing.

Apapun yang terjadi pada diri, maka itulah hal yang terbaik mesti terjadi
pada diri. Walaupun merasa sedih, kecewa dan merasa diperlakukan
tidak adil. Tentu ada hikmah dan kebaikan yang tersembunyi dalam setiap
kejadian. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.

Bahagia Dengan Bersyukur

Marilah bersyukur dengan apapun yang sekarang dimiliki dan
dihadapi. Dengan bersyukur disertai usaha-usaha untuk menyelesaikan
permasalahan, pasti nikmat akan bertambah dan akan terjadi perubahan.
Allah berfirman : “Jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat untuk kalian.”

Syukuri apapun kondisi lingkungan, kota dan negara ini, karena
betapa pun buruknya bangsa ini, kondisinya masih lebih baik dari negara
lain yang masih dilanda konflik, penjajahan, kelaparan dan berbagai hal
yang menyengsarakan.

Kita bisa kritis terhadap persoalan diri dan bangsa ini, tapi lebih baik lagi agar berpikir solutif (mencari solusi) terhadap segala permasalahan yang dihadapi baik secara pribadi, masyarakat atau pun bangsa ini.

Bagaimana syukur yang membawa perubahan?

Bagaimana syukur yang membawa makmur? Beberapa kiat sederhana berikut ini dapat menjadi alternatif yaitu:
1. Syukuri 5-10 hal setiap hari sepenuh hati.
2. Buat tujuan hidup tertulis 1-5 tahun ke depan (dunia dan akhirat).
3. Buat 5-10 aksi dan kegiatan harian utk mencapai tujuan hidup
4. Belajar 1-2 jam setiap hari agar menjadi ahli di bidang pekerjaan/
profesi.
5. Berdoa dan libatkan Allah setiap saat
6. Percaya dan yakini Allah akan memberi
7.  Berserah diri kepada Allah (awal sampai akhir) karena Dia lah Yang Maha mengatur
semua urusan dan Dia lah Yang Maha Tahu yang terbaik bagi
hambanya.

( Bersambung ke >>> Agar Anak Sukses dan Bahagia )

Bagaimana Pendapat Anda? Silakan tinggalkan pertanyaan/ komentar/pesan/kritik yang membangun di kolom Komentar.

Konsultasi /Terapi Bersyukur : HP/WA. 0821.4886.9567

Follow IG : @Hipnoterapi_Banjarmasin

Previous Post

Semua Karena Karunia Allah

Next Post

Bahagia, Sehat Dan Berumur Panjang